RR1news: TAK lama lagi Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 digelar. Tetapi Siapa pun capres yang terpilih, diyakin akan sulit melakukan dan mewujudkan arah pembangunan untuk kesejahteraan rakyat seutuhnya sesuai ideologi yang mereka usung. Prabowo Subianto dengan ekonomi kerakyatannya, sementara Jokowi dengan Trisaktinya. Semuanya masih sangat diragukan.
Hal tersebut disampaikan Syafril Sofyan selaku aktivis 77/78 kepada redaksi rmol, Selasa (27/5/2014).
Penyebabnya, kata dia, cawapres pendamping Prabowo dan Jokowi sama-sama “memuja” pasar bebas dan nepotisme terhadap kepentingan grup mereka.






