Rabu, 28 Mei 2014

Para Capres Sulit Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

RR1news: TAK lama lagi Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 digelar. Tetapi Siapa pun capres yang terpilih, diyakin akan sulit melakukan dan mewujudkan arah pembangunan untuk kesejahteraan rakyat seutuhnya sesuai ideologi yang mereka usung. Prabowo Subianto dengan ekonomi kerakyatannya, sementara Jokowi dengan Trisaktinya. Semuanya masih sangat diragukan.

Hal tersebut disampaikan Syafril Sofyan selaku aktivis 77/78 kepada redaksi rmol, Selasa (27/5/2014).

Penyebabnya, kata dia, cawapres pendamping Prabowo dan Jokowi sama-sama “memuja” pasar bebas dan nepotisme terhadap kepentingan grup mereka.

Kepada Rakyat, Prijanto Punya 6 Catatan “Suram” Soal Jokowi

RR1news: AGAR rakyat tidak salah dalam menentukan pilihan pada Pilpres 2014 ini, mantan Wagub DKI Jakarta Mayjen (Purn) Prijanto punya banyak catatan soal kepribadian dan kinerja Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta yang kini maju sebagai capres.

Prijanto mengaku merasa penting untuk membeberkan catatan tersebut ke publik agar rakyat bisa benar-benar paham dan tidak asal-asal menentukan pilihan pada Pilpres 2014 ini. 

Jokowi Dinilai Asal Ngomong

RR1news: PADA Rapat Kerja Nasional Pemenangan Pilpres Partai Nasdemdi Hotel Mercure Jakarta Utara (Selasa, 27/5/2014), Jokowi dinilai berbohong dan asal ngomong.

Dalam kesempatan tersebut, dengan sedikit menyindir Jokowi mengatakan bahwa pakaian putih sudah lebih dahulu dikenakan oleh dirinya dibanding capres lain. Meski tak menyebut nama, namun cukup jelas capres lain yang dimaksud Jokowi adalah Prabowo. “Trendsetter kita, mereka follower,” ujar Jokowi seperti dilansir rmol.

Minggu, 25 Mei 2014

Siapa pun yang Menang, SBY Masih “Aman”?

MESKI dari hasil real count Pileg 2014 bisa sangat memungkinkan munculnya tiga pasang capres, namun skenario politik jelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 kali ini nampaknya berhasil menyeret rakyat untuk hanya memilih dua pasang capres. Dan hal ini tentu saja tidak terjadi dengan sendirinya.

Menurut analisa saya, kondisi itu memang nampaknya sudah masuk bagian dari “rencana” Partai Demokrat-PD untuk tidak “terkapar” begitu saja dalam periode selanjutnya.

Kamis, 22 Mei 2014

Paket Jokowi-JK Mirip Cerita Siti Nurbaya

SITI Nurbaya adalah anak Baginda Sulaiman, seorang saudagar kaya. Sedangkan Samsul Bahri, adalah anak Penghulu Sutan Mahmud. Keduanya adalah orang Padang yang memang sudah akrab sejak kecil karena tinggal bertetangga.

Ketika dewasa, rasa cinta keduanya pun tumbuh, sehingga sama-sama sepi dan rindu ketika harus berpisah. Terlebih karena Samsul Bahri harus melanjutkan sekolah ke Jakarta.

Jumat, 09 Mei 2014

Doa Orang Fakir Ini Berharap Rizal Ramli Terpilih Jadi Pemimpin Tahun Ini

[RR1online] :
SUDAH sekitar tiga bulan lalu saya diberi kabar dari seorang mantan wartawan saya. Begini katanya, “Ada seorang kakek, namanya Opa Sunu Lama, sudah 77 tahun usianya.  Tahun lalu majalahnya kita yang edisi penghabisan itu saya berikan kepada beliau. Rumahnya agak terpencil kira-kira satu kilometer dari rumah saya, ingin ngobrol dengan Bapak.”

Namun, keinginan itu baru bisa saya kondisikan pada Minggu (4 Mei 2014) bersama mantan wartawan yang pernah saya tugaskan di wilayah Kabupaten Gorontalo tersebut.

Inilah Sejumlah Pasangan Capres yang Cocok Menurut Filosofi Yin-Yang

SEBELUMNYA, mari kita simak dahulu prolog di bawah ini. Yakni sebuah sudut pandang yang bisa dijadikan rujukan tersendiri dalam “melihat” siapa-siapa sosok yang dianggap layak dan cocok berpasangan untuk dapat dimajukan dalam Pilpres 2014 ini. Berikut prolognya:

Gambar di atas adalah lambang dari sebuah filosofi Cina yang sudah ada dari sejak zaman kuno, yakni konsep YIN dan YANG. Lambang tersebut dinamai Taiji, dan sudah sangat dikenal di berbagai penjuru dunia. Sebab, misteri yang ada di balik simbol ini (YIN-YANG) sudah banyak mengilhami peradaban manusia.