RR1news: WAJAH politik kita saat ini sebetulnya bagai hutan belantara. Para “penghuninya” hidup laksana tiada aturan, tak ada ideologi, tak ada arah, dan tak ada lagi tata-krama. Yang ada hanyalah nafsu untuk meraih kepuasan sendiri-sendiri. Suara rakyat hanyalah sebuah “komoditas” untuk mendulang kekayaan dalam sistem demokrasi di negara kita.
Para politisi korup benar-benar sudah berwajah “tebal”. Disindir, diperingatkan dan dituding secara langsung pun sudah tak mempan lagi, karena para penghuninya tersebut memang seakan sudah kehilangan rasa malu. Orang Jawa bilang “ndablek”, orang Makassar bilang “tena-siri’na”... (silakan dilanjutkan menurut bahasa di daerah masing-masing).






