Sabtu, 31 Mei 2014

Ibu-ibu Mengaku Tertipu Diajak Hadiri Pengajian, Tak Tahunya Acara Jokowi-JK

Sumber: Senkiel via forum tribun
►RR1news: Ribuan warga dari berbagai daerah berdatangan untuk melakukan ikrar untuk mendukung Jokowi-JK yang digelar dalam Kongres relawan Demi Indonesia, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (31/5/2014).

Sayangnya, banyak warga yang mengaku merasa tertipu atas penyelenggaraan acara tersebut, terutama bagi sebagian besar ibu-ibu kelompok pengajian yang mengaku tidak mengetahui akan diikutsertakan dalam acara dukung-mendukung tersebut.

“Lowongan Kerja”! Ada Jalur Khusus Menjadi Menteri Kabinet?

(RR1, online)
KARAKTER pemerintahan di negara ini nampaknya memang sudah amat memprihatinkan. Untuk menjadi seorang menteri pun ternyata tidaklah susah-susah amat. Sebab, ada jalur khusus yang bisa membuat seseorang bisa mengisi “lowongan kerja” agar dapat menjadi menteri.

Lowongan kerja untuk menjadi menteri pada jalur khusus ini pun tidaklah memerlukan keahlian di bidang yang akan ditanganinya. Bahkan bagi yang berminat, tidak diharuskan berasal dari kalangan partai pendukung.

Aa Gym: Jokowi Jadi Amanah Jika Prabowo Terpilih

RR1news: KARENA Jokowi dinilai akan menyia-nyiakan amanah yang telah diberikan secara susah payah oleh Rakyat DKI Jakarta, maka pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) nampaknya punya cara tersendiri untuk membuat Jokowi bisa benar-benar amanah sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Yang pilih Jokowi artinya memilih Ahok jadi gubernur,  yang pilih prabowo artinya memilih Jokowi jadi gubernur Jakarta,” tulis Aa Gym dalam akun twitternya, @aagym (Jumat, 30/5). 

Kamis, 29 Mei 2014

Jika Sudah Ada Kabinet Bayangan (Resmi), Kaum Gusdurian akan Tentukan Sikap

RRnews: Hiruk-pikuk politik jelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 ternyata tidak membuat kaum Gusdurian larut dalam dukung mendukung pasangan capres-cawapres yang ada saat ini.

Bahkan, mazhab politik pluralisme kerakyatan yang dikembangkan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini nyaris tak terdengar, padahal kaum Gusdurian saat ini jumlahnya diyakini puluhan juta.

Adhie M. Massardi, salah seorang pentolan Gusdurian mengakui, awalnya Gusdurian memang cenderung memilih Joko Widodo alias Jokowi. Namun, sikap ini harus terkoreksi setelah Muhaimin Iskandar menjadi salah seorang pendukung Jokowi-Jusuf Kalla.

Rabu, 28 Mei 2014

Tokoh Betawi 90 persen Dukung Prabowo-Hatta

RR1news: Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat dukungan dari para tokoh Betawi di Pilpres 2014.

Meski memiliki organisasi tersendiri yang di dalamnya terdapat tokoh-tokoh Betawi, namun Biem Benyamin memastikan dukungan ke Prabowo-Hatta itu tidak mengatasnamakan Badan Musyawarah (Bamus) Betawi.

Para Capres Sulit Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

RR1news: TAK lama lagi Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 digelar. Tetapi Siapa pun capres yang terpilih, diyakin akan sulit melakukan dan mewujudkan arah pembangunan untuk kesejahteraan rakyat seutuhnya sesuai ideologi yang mereka usung. Prabowo Subianto dengan ekonomi kerakyatannya, sementara Jokowi dengan Trisaktinya. Semuanya masih sangat diragukan.

Hal tersebut disampaikan Syafril Sofyan selaku aktivis 77/78 kepada redaksi rmol, Selasa (27/5/2014).

Penyebabnya, kata dia, cawapres pendamping Prabowo dan Jokowi sama-sama “memuja” pasar bebas dan nepotisme terhadap kepentingan grup mereka.

Kepada Rakyat, Prijanto Punya 6 Catatan “Suram” Soal Jokowi

RR1news: AGAR rakyat tidak salah dalam menentukan pilihan pada Pilpres 2014 ini, mantan Wagub DKI Jakarta Mayjen (Purn) Prijanto punya banyak catatan soal kepribadian dan kinerja Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta yang kini maju sebagai capres.

Prijanto mengaku merasa penting untuk membeberkan catatan tersebut ke publik agar rakyat bisa benar-benar paham dan tidak asal-asal menentukan pilihan pada Pilpres 2014 ini.